Kali ini saya ingin meriview tentang
pendiri dari Masjid Merah Panjunan ini, pendiri dari masjid ini adalah seorang
pemuka agama islam ia adalah seorang imigran dari banghad yang bernama Syarif
Abdurahman dan kemudian beliau memasuki kawasan jawa bersama para sahabatnya
atau santri-santrinya dan bertemu dengan Sunan Gunung Jati ketika itu beliua ingin menjadi salah satu murid dari Sunan Gunung Jati dan ketika sudah menjadi
muridnya, Syarif Abdurahman ingin memperluas ajaran agama islam yang didapatkan
dan dijarkan lebih dalam lagi oleh Sunan Gunung Jati.
Ketika dalam perjalanan ingin menyebarkan
ajaran islam Syarif Abdurahman berfikir untuk membangun suatu masjid dikawasan
yang mereka lalui yang sebelumnya belum ada masjid atau tajuk tempat untuk
beribadah dan ketika itu beliu beserta santri-santrinya mulai mengerjakan dan
membangun masjid dengan bahan yang berada dikawasan tersebut, ketika bangunan
yang dibuat sudah hampir selesai untuk dikerjakan, masjid ini belum mempunyai
warna yang khas untuk digunakan, mungkin beliua berfikir ini kita berada
dikawasan yang subur dengan adanya tahan liat yang berwana merah , nah ketika
itu beliua berfiki kenapa tidak menggunakan warna merah tanah liat saja sebagai
ciri khas masjid ini dan santri-santrinyaa pun ikut membantu beliu untuk
mewarnai masjid ini dengan warna merah tanah liat, karena warna merah ini
memiliki beberapa arti yang bisa menjadi penyemangat kehidupan warna merah
sendiri diartikan sebagai warna energy yaitu membangkitkan diri kita dengan energy
yang penuh untuk melalukan segala sesuatu,selain itu warna merah juga
melambangkan semangat yang tak ada batasnya untuk melakukan segala sesuatu
tindakan yang kita pikiran.
Sampai sekarang warna yang digunakan pun
masih sama yaitu warna merah tidak ada perubahan, warna ini adalah menjadi
salah satu warna yang sangat khas yang dimiliki masjid tersebut ketika sudah selesai pembangunannya dengan warna merahnya Syarif Abdurahman pun memberi nama masjid atau tajuk ini dengan nama Masjid Merah karena warnanya merah akan tetapi setelah beberapa tahun kemudian ketika beliau sudah wafat dan diteruskan oleh penerusan untuk mengurus masjid ini dan ketika itu oleh pengurus masjdi ini setelah wafatnya beliau ada sedikit tambahan nama masjid ini dengan nama belakangnya panjunan kenapa begitu karena pasaat itu mulia lah ada namanya pembuatan akses jalan dan jalan yang berada di Masjid Merah tersebut bernama jalan panjunan dan disitulah ada penambahan nama dengan menjadi Masjid Merah Panjunan.
ini adalah informasi tambahan yang kami berikan dengan saya mengulang dan memperjelas informasi kepada pembaca semoga dapat bermanfaat.
ini adalah informasi tambahan yang kami berikan dengan saya mengulang dan memperjelas informasi kepada pembaca semoga dapat bermanfaat.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar