Nah kali ini Saya ingin meriview letak atau alamat Masjid
Merah Panjunan berada di Jl. Kolektoran No.43,
panjunan, lemahwungkuk, kota Cirebon, Jawa Barat 45112 tempat yang
berada di dekat kota Cirebon dekat dengan alun-alun kota Cirebon jaraknya
sekitar 1-2 killometer tempat Masjid Merah Panjunan juga sangat dekat dengan
kawan sejarah lainnya mulai dari Masjid Jagabayan,Masjid Sang Cipta Rasa ,Keraton
kanoman, Keraton Kasepuhan, Keraton Kaprabonan dan masih banyak yang lainnya
jugaa dan mungkin rencana tahun ini oleh pak gubernur kota Cirebon ingin
dijadikan kota wisata sejarah religi agar kota Cirebon bisa menjadi lebih
terkenal tempat sejarahnya bukan saja dari batiknya.
Masjid Merah Panjunan ini adalah masjid
yang emang sangat sama dengan Masjid Sang Cipta Rasa mulai dari arsitektur
bangunan, warna, kayuu dan atapnyaa akan tetapi yang berbeda hanyanya lah dari
luas tempat masjid saja luas ,Masjid Sang Cipta Rasa juga sering sekali
dikunjugi oleh beberapa wisatawan local dan asing juga dahulu kawasan yang
berada di depan masjid Sang Cipta Rasa adalah kawasan yang cukup blong, kawasan
atau tempat yang bisa langsung memandang pemandangan indahnya laut kota Cirebon
dari Masjid Sang Cipta Rasa dan disebelahnya adalah Keraton Kasepuhan.
Sekarang laut yang mungkin sudah menyusut
jauh dari kawasan Masjdi Sang Cipta Rasa menjadi kawasan alun-alunya Keraton
Kasepuhan yang sudah ramai oleh pedagang yang berjualan dikawasan masjid maupun
kawasan keraton Kasepuhan.
Masjid Merah Panjunan memang sekarang
masih belum terlalu terkenal atau masih terlihat asing oleh masyarakat cirebonnya
soalnya masih banyak warga Cirebon yang belum tau Masjid Merah Panjunan berada
dimana alamatnyaa dan sejarahnya pun akan tetapi semoga dengan adanya informasi
yang kami berikan bisa bermanfaat dan menambah wawasan tentang sejarah masjid
yang berada dikawasan kota Cirebon khususnya bagi pengguna media social yang
asli orang Cirebon atau pun dari luar kota Cirebon.
Bentuk dari Masjid Merah Panjunan ini
adalah bentuk yang cukup unik yang hanya ada 2 bentuk yang sama yaitu dengan Masjid
Sang Cipta Rasa saja tetapi berbeda lebar dan ukurannya dan ada juga penambahan
dari cicit Sunan Gunung Jati yaitu membuat tembok keliling bata yang berwana
merah dengan tinggi 1,5 m dan ketebalanya 40 cm yang dibuat sekitar tahun 1949,
jika Masjid Merah Panjunan yang tidak terlalu besar masjid merah panjunan
memang dibangun dikawasan pemukiman orang-orang arab dengan masyarakat yang dulunyaa adalah kebanyak seorang pengrajin tembikan dan jun tetapi pada saat ini sudah jarang kita temukan lagi jika ingin mencari ataupun membeli hasil pengrajin olahan yang dibuat dari tanah liat tersebut jika ada pun yang saya tahu hanya ada 1 dikawasan masjid yaitu di sebelah pintu keluar masjid belok kanan dan ada rumah di situ dan itu lah satu-satu pengrajin yang masih mereka lestarikan sampai sekarang ini, masjid yang biasa disebut
oleh masyarakat sekitar adalah tajuk/mushola yang biasa di pakai untuk sholat 5
waktu oleh masyarakat ataupun orang yang melintas hendak istirahat dan sholat
di Masjid Merah Panjunan.
Ini adalah informasi tambahan yang kami berikan dengan saya mengulang dan memperjelas informasi kepada pembaca semoga dapat bermanfaat.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar