Kali ini saya ingin meriview tentang bahan
kayu yang digunakan sebagai pondasi arsitektur bangunan yang memang sangat
kokoh sampai sekarang, pada saat ini masih banyak orang yang belum tau bahan kayu
apa sih yang digunakan oleh bangunan Masjdi Merah Panjunan ini ? kayu yang
digunakan untuk pondasi masjid ini adalah kayu tembesi atau kayu trembesi
tergantung penyebutan orang-orang yang ada didaerah masing-masing yang
ditumbuhi oleh kayu tersebut, karena kayu ini adalah salah satu kayu yang memang sangat
kuat kuat dan kokoh sebagai pondasi bangunan masjid ini, bukan saja sebagai
bahan pondasi bagunan namun kayu tembesi ini juga oleh para pengrajin bisa
digunakan ataupun dibentuk untuk bahan baku pembuatan Mabel,Vinir, Material untuk craft.
Nah dari mana kayu tembesi atau kayu
trembesi berasal kayu tembesi memang cukup banyak tumbuh di negara indonesia
yang tahannya sangat makmur karena Indonesia yang berada di daerah katulistiwa
dan daerah tropis yang dikelilingi oleh banyaknya pulau-pulau dan gunung yang
menyebabkan tanah Indonesia ini subur dari beberapa tumbuhan yang ada di
kawasan Indonesia salah satunya adalah tumbuhan pohon atau kayu tembesi yang
bisa kita lihat di beberapa daerah nusantara Indonesia yaitu seperti pulau
jawa, Sumatra, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Dan tidak menutup
kemungkinan penyebaran pohon ini bisa didaerah mana saja karena pertumbuhan
pohon ini memang cukup cepat dengan kawasan Indonesia seperti ini yang sangat subur.
Di alam pohon atau kayu tembesi masih
cukup banyak kita temui didaerah yang sudah disebutkan tadi mulai dari yang
besar ukurannya sampai yang kecil akan tetapi jika kita menemukan kayu ini kita
juga pasti ingin tahu harga yang dijual berapa ? nah buat harga yang dijual
oleh pemilik pohon ini memang sangat mahal karena dari kualitas kayu tembesi
sendiri yang memang sangat kokoh jika digunakan untuk pondasi bahan bangunan
seperti Masjid Merah Panjunan dan Masjid Sang Cipta Rasa ini bukan saja untuk
bahan bangunan akan tetapi jika kita ingin mencari furniture yang terbuat dari
bahan kayu tembesi memang ada akan tetapi jarang sekali kita temui di tempat para pengrajin
furniture dan malah kita biasa banyak jumpai bahan furniture dari kayu jati, untuk
kalian yang ini mengetaui ciri-ciri dari kayu tembesi yaitu warna dari kayu
tembesi berwana coklat tua ada garis-garis hitamnya sedangkan bagian yang ada didalamnya ada warna putihnya untuk mengetahuinyaa ketika kayu tersebut sudah di
belah menjadi beberapa bagian potongan baru kita akan tahu apakah benar kayu tersebut memang kayu tembesi.
Masjid Merah Panjunan juga menggunakan
kayu tembesi sebagai atap atau genteng yang bisa tahan terhadap air agar tidak
bocor dan terhadap teriknya matahari ,kayu ini memang kuat karena awet tidak
cepat kropos ataupun rapuh oleh rayap yang bisa kita lihat selain dari kayu
tembesi ini mungkin sudah rapuh dan tidak kuat.
Ini adalah informasi tambahan yang kami berikan dengan saya mengulang dan memperjelas informasi kepada pembaca semoga dapat bermanfaat.
Ini adalah informasi tambahan yang kami berikan dengan saya mengulang dan memperjelas informasi kepada pembaca semoga dapat bermanfaat.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar